<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>zuchrivious</title>
	<atom:link href="http://www.zuchrivious.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zuchrivious.com</link>
	<description>knowledge grows as it shared</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:11:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menghadapi Krisis dengan Semangat</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2009/menghadapi-krisis-dengan-semangat/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2009/menghadapi-krisis-dengan-semangat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[crisis]]></category>

		<category><![CDATA[employment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Saya masih ingat perbincangan dengan kawan di penghujung 2007, ketika gempa krisis masih belum beranjak keluar dari Amerika. Saat itu banyak pakar termasuk guru-guru kami di kampus meyakinkan masyarakat bahwa dampak krisis Subprime Mortgage di Amerika sana takkan merambah negeri ini. Meski demikian setengah yakin setengah bercanda kami sudah merasa tak lama lagi gempanya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya masih ingat perbincangan dengan kawan di penghujung 2007, ketika gempa krisis masih belum beranjak keluar dari Amerika. Saat itu banyak pakar termasuk guru-guru kami di kampus meyakinkan masyarakat bahwa dampak krisis Subprime Mortgage di Amerika sana takkan merambah negeri ini. Meski demikian setengah yakin setengah bercanda kami sudah merasa tak lama lagi gempanya akan sampai juga ke negeri ini dan kami saling mewanti-wantikan dua hal. Pertama memperbanyak amal sholeh dan kedua mulai menanam ketela.<span id="more-54"></span></p>
<p>Apa pentingnya memperbanyak amal sholeh? Hehe.. namanya juga hasil bercanda, jangan terlalu dipikirkan. Yang jelas, dengan ilmu ekonomika arus utama yang dianut mayoritas penduduk bumi saat ini, krisis akan berulang dan terus berulang dalam tempo relatif cepat, mesti kita terima seperti kita menerima siklus musim. Ada musim hujan, ada musim kemarau, ada musim rambutan, musim ujian, dan musim-musim lainnya. Jadi krisis kali ini jelas bukanlah yang pertama dan bukan yang terakhir, masalahnya cuma bagaimana momen ini kita manfaatkan untuk mengasah kita jadi labih baik.</p>
<p>Kedua, kenapa menanam ketela? Kalo yang ini tentu juga tak kalah iseng, namun poinnya adalah kita mesti mempersiapkan hal terburuk akan terjadi. Dan saat itu tiba, ilusi keamanan yang diberikan pada kita seperti kertas bertanda tangan yang harus kita terima sebagi nilai tukar, bisa saja makin kehilangan nilainya. Nominal jutaan atau milyaran yang kita parkir di bank bisa jadi tinggal angka-angka di buku tabungan. Namun ketela, selamanya tetap jadi ketela. ;p</p>
<p>Tahun 2009 diperkirakan akan menjadi tahun puncak krisis. Tentu mengatakannya lebih menenangkan dibanding &#8220;tahun 2009 adalah tahun awal puncak krisis yang tak tahu kapan berakhirnya.&#8221; Sungguh momen yang tak tepat jika ingin jadi wisudawan di tahun ini. Jadi saya yang masih akan tertahan lama di kampus ini punya satu amunisi untuk menghasut kawan-kawan agar jangan pergi ke mana-mana dulu.</p>
<p>Terlebih ketika pada satu kesempatan santai, kami membaca sebuah koran nasional yang biasanya pada akhir pekan selalu menyuguhkan berlembar-lembar iklan lowongan namun saat itu cuma menyisakan setengah halaman saja. Langit saat itu masih cerah, namun wajah kami yang jadi mendung, atau mungkin karena muka-muka kami yang tak bisa dikata putih. Kamipun mulai was-was. Aneh juga, mengingat selama ini kami mengira kalau kami sudah kehilangan kemampuan untuk khawatir. Eh, perasaannya sudah hilang, kami mulai sumringah lagi, dasar orang-orang tanpa sense of crisis.</p>
<p>Satu angin sejuk coba dihembuskan dengan program pemerintah untuk memberi insentif pada fresh graduate, mungkin dalam bentuk modal wirausaha atau semacamnya. Yah, ternyata langit tetap cerah, hujan masih turun dengan ramah, kesempatan tetap datang, kehidupan tetap mengalir, kesempatan untuk selalu jadi lebih baik tetap datang, cuma kali ini datang dalam bentuk krisis. Jangan membuang waktu cuma mengkhawatirkannya.</p>
<p>Tetap semangat kawan.</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/" title="auto-nomy for minds (December 14, 2008)">auto-nomy for minds</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/in-the-middle-of-a-crisis/" title="In the Middle of a Crisis.. (November 2, 2008)">In the Middle of a Crisis..</a> (4)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/" title="The Latent Crisis Unveiled (December 14, 2008)">The Latent Crisis Unveiled</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/" title="Untung Ada Krisis (December 13, 2008)">Untung Ada Krisis</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2009/menghadapi-krisis-dengan-semangat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dunia Penelitian Sistem Informasi</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/dunia-penelitian-sistem-informasi/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/dunia-penelitian-sistem-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 14:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cognoscere]]></category>

		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<category><![CDATA[jurnal]]></category>

		<category><![CDATA[sistem informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Untuk urusan teknologi, negeri kita tercinta ini tak hanya kondang karena pembajakan dan kejahatan cybernya. Sekarung prestasi juga telah diraihnya meski mimpi untuk *minimal* mengejar India masih tampak jauh. Namun sejujurnya, meski dunia bisnis berbasis TI kita makin menggeliat, mimpi mengejar India tampaknya memang masih akan jauh mengingat ketertinggalan kita dalam mengembangkan keilmuan sistem informasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk urusan teknologi, negeri kita tercinta ini tak hanya kondang karena pembajakan dan kejahatan cybernya. Sekarung prestasi juga telah diraihnya meski mimpi untuk *minimal* mengejar India masih tampak jauh. Namun sejujurnya, meski dunia bisnis berbasis TI kita makin menggeliat, mimpi mengejar India tampaknya memang masih akan jauh mengingat ketertinggalan kita dalam mengembangkan keilmuan sistem informasi itu sendiri. <span id="more-52"></span><br />
Mencari-cari nama orang Indonesia di jagat penelitian sistem informasi dunia, bagaikan mencari jumper harddisk yang hilang semalam di gundukan pasir belakang rumah. Bukannya tak mungkin dicari, cuma pastilah susah. Apalagi mencari namaku, kalau yang ini memang jelas mustahil, lha wong submit aja belom pernah. Tapi setidaknya satu tulisan singkat ini bisa memperkenalkan kita pada dunia penelitian sistem informasi yang amat luas ini. Palvia, Midha, dan Pinjani (2006) memaparkan daftar cakupan topik bahasan sistem informasi sebagai berikut</p>
<ul>
<li>Teori Sistem Informasi Manajemen</li>
<li>Kecerdasan Buatan</li>
<li>Sistem Pakar</li>
<li>Jaringan Syaraf Tiruan</li>
<li>Manajemen Pengetahuan</li>
<li>Teknologi informasi global</li>
<li>Perangkat lunak / bahasa pemrograman</li>
<li>Telekomunikasi jaringan</li>
<li>Internet</li>
<li>E-Commerce</li>
<li>Multimedia</li>
<li>Database</li>
<li>Lingkungan Internal / Eksternal</li>
<li>Desain Organisasional / BPR</li>
<li>Manajemen Sumber Daya</li>
<li>Perencanaan Sistem Informasi</li>
<li>Staffing Sistem Informasi</li>
<li>Evaluasi Sistem Informasi</li>
<li>Keamanan</li>
<li>Pengembangan Sistem Informasi</li>
<li>Implementasi Sistem Informasi</li>
<li>Penggunaan Sistem Informasi</li>
<li>End User Computing</li>
<li>Sistem Informasi Eksekutif</li>
<li>Sistem Pendukung Keputusan</li>
<li>Aplikasi Fungsi Sistem Informasi</li>
<li>Pendidikan Sistem Informasi</li>
<li>Penelitian Sistem Informasi</li>
<li>Manajemen Rantai Pasokan</li>
<li>Alihdaya</li>
<li>Nilai Teknologi Informasi</li>
<li>Media dan Komunikasi</li>
<li>CRM</li>
<li>ERP</li>
<li>Workflow Systems</li>
</ul>
<p>Beberapa bacaan elit yang bisa dilahap seperti dikompilasi oleh Deakin University di Australia. Berikut yang mendapat grade A+ oleh ACPHIS</p>
<ul>
<li><a href="http://aisel.aisnet.org/jais/" target="_blank">Journal of the Association for Information Systems (JAIS)</a></li>
<li><a href="http://www.elsevier.com/locate/dss/" target="_blank">Decision Support Systems</a></li>
<li><a href="http://www.palgrave-journals.com/ejis/" target="_blank">European Journal of Information Systems</a></li>
<li><a href="http://www.elsevier.com/locate/im/" target="_blank">Information &amp; Management</a></li>
<li><a href="http://www.blackwellpublishing.com/journal.asp?ref=1350-1917" target="_blank">Information Systems Journal</a></li>
<li><a href="http://www.informs.org/site/ISR/" target="_blank">Information Systems Research</a></li>
<li><a href="http://www.palgrave-journals.com/jit/" target="_blank">Journal of Information Technology</a></li>
<li><a href="http://www.jmis-web.org/" target="_blank">Journal of Management Information Systems</a></li>
<li><a href="http://www.misq.org/" target="_blank">MIS Quarterly</a></li>
</ul>
<p>Namun bicara negeri kita Indonesia sebagai negara berkembang tak semua topik yang kita temui di jurnal tadi relevan. Untungnya tak sedikit pula jurnal yang menyediakan wadah komunikasi para ilmuwan untuk topik-topik yang pas dengan kondisi seperti di negeri kita ini. Berikut daftar jurnal yang membuka pintu untuk topik-topik yang relevan dengan Negara berkembang.</p>
<ul>
<li><a href="http://ijedict.dec.uwi.edu/" target="_blank">International Journal of Education and Development using Information and Communication Technology (IJEDICT)</a></li>
<li><a href="http://www.uncg.edu/bae/people/palvia/jgitm/" target="_blank">Journal of Global Information Technology Management (JGITM)</a></li>
<li><a href="http://www.jhidc.org/" target="_blank">Journal of Health Informatics in Developing Countries (JHIDC)</a></li>
<li><a href="http://idv.sagepub.com/" target="_blank">Information Development (InfDev)</a></li>
<li><a href="http://www.ejisdc.org/" target="_blank">Electronic Journal on Information Systems in Developing Countries (EJISDC)</a></li>
<li><a href="http://www.ajol.info/journal_index.php?jid=217" target="_blank">Information Technologist: An International Journal of Information Communication Technology (InfTech)</a></li>
<li><a href="http://itd.ist.unomaha.edu/" target="_blank">Information Technology for Development (ITD)</a></li>
<li><a href="http://www.academicglobalpublications.com/itmr/staff.htm" target="_blank">International Technology Management Review (ITMR)</a></li>
<li><a href="https://www.inderscience.com/browse/index.php?journalID=22" target="_blank">International Journal of Networking and Virtual Organisations (IJNVO)</a></li>
<li><a href="http://www.emeraldinsight.com/oir.htm" target="_blank">Online Information Review (OIR)</a></li>
<li><a href="http://www.elsevier.com/locate/system" target="_blank">System (System)</a></li>
<li><a href="http://www.elsevier.com/locate/jtseit" target="_blank">Journal of Transportation Systems Engineering and Information Technology (JTSEIT)</a></li>
</ul>
<p>Dari daftar di atas hanya IJEDICT dan EJISDC yang punya grade C, serta JGITM yang punya grade A, selebihnya masih belum punya grade.</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/about/" title="About (July 3, 2008)">About</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/dunia-penelitian-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hastakarya Dodecahedron</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/hastakarya-dodecahedron/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/hastakarya-dodecahedron/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 07:23:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Klipink]]></category>

		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<category><![CDATA[paperwork]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[
a kewl desk calendar,, 

	Related posts
	
	No related posts.
	

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zuchrivious.com/wp-content/uploads/2008/12/deskcal.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-51" title="deskcal" src="http://www.zuchrivious.com/wp-content/uploads/2008/12/deskcal.jpg" alt="" width="256" height="256" /></a></p>
<p><a href="http://www.ii.uib.no/~arntzen/kalender/" target="_blank">a kewl desk calendar,, </a></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li>No related posts.</li>
	</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/hastakarya-dodecahedron/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The Latent Crisis Unveiled</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 05:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Klipink]]></category>

		<category><![CDATA[Oikonomia]]></category>

		<category><![CDATA[behavior]]></category>

		<category><![CDATA[crisis]]></category>

		<category><![CDATA[economy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Credit crunch unmasks former Nasdaq chair
For years there were whispers on Wall Street about Bernard Madoff’s hedge fund. The cynics said the returns were too good, too steady and Madoff’s operation always looked too slim for the tens of billions of dollars it was managing. But given Madoff’s more than four decades of experience as [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Credit crunch unmasks former Nasdaq chair</h1>
<p>For years there were whispers on Wall Street about Bernard Madoff’s hedge fund. The cynics said the returns were too good, too steady and Madoff’s operation always looked too slim for the tens of billions of dollars it was managing. But given Madoff’s more than four decades of experience as trader and past service as chairman of the Nasdaq stock market, the wealthy kept giving him their money.</p>
<p><a href="http://www.msnbc.msn.com/id/28196739/" target="_blank">Read more.</a></p>
<h1>Hagens Berman Investigating Madoff Ponzi Scheme on Behalf of Investors</h1>
<p>Hagens Berman Sobol Shapiro (HBSS) announced it is investigating the        investments and perpetrators of the Bernard Madoff Ponzi scheme on        behalf of investors. HBSS is investigating the potential for a lawsuit        on behalf of investors after news broke the long-standing investor was        arrested and allegedly charged with billions of dollars in securities        fraud, and their general partner informed the investors that their        investments were with Madoff.</p>
<p><a href="http://www.marketwatch.com/news/story/Hagens-Berman-Investigating-Madoff-Ponzi/story.aspx?guid=%7B96CDB833-4306-4D80-92C5-37D9347182E3%7D" target="_blank">Read more.</a></p>
<h1>Madoff fraud case raises questions about SEC</h1>
<p>The stunning fraud Wall Street pillar Bernard Madoff is accused of has raised questions about whether federal regulators were lax in failing to scrutinize his operations and respond to alarms raised about them.</p>
<p class="textBodyBlack">Securities and Exchange Commission enforcement attorneys were in federal court on Friday to seek emergency relief for investors, including an asset freeze and the appointment of a receiver for Madoff&#8217;s firm, in an alleged $50 billion fraud that could be the largest ever pinned on an individual.</p>
<p class="textBodyBlack"><a href="http://www.cnbc.com/id/28199289" target="_blank">Read more.</a></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-3/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel)</a> (3)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/ekonomika-open-source/" title="Ekonomika Open Source (July 8, 2008)">Ekonomika Open Source</a> (3)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-1/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 1 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 1 dari 3 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-2/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/hari-gini-ngomongin-koperasi/" title="Hari Gini Ngomongin Koperasi? (July 11, 2008)">Hari Gini Ngomongin Koperasi?</a> (4)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>auto-nomy for minds</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 03:52:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Klipink]]></category>

		<category><![CDATA[automobile]]></category>

		<category><![CDATA[crisis]]></category>

		<category><![CDATA[economy]]></category>

		<category><![CDATA[ideas]]></category>

		<category><![CDATA[turnover]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[A government-run auto industry?
The proposed $15 billion rescue plan that drew lawmakers back to Capitol Hill this week gives Washington a strong hand in          shaping the future of the US auto industry.
In sharp contrast to the relatively lax terms of the recent $700 billion bailout for [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="headline">A government-run auto industry?</h1>
<p>The proposed $15 billion rescue plan that drew lawmakers back to Capitol Hill this week gives Washington a strong hand in          shaping the future of the US auto industry.</p>
<p>In sharp contrast to the relatively lax terms of the recent $700 billion bailout for the financial services industry, the          auto rescue plan sets up a level of government oversight and control not seen since World War II.</p>
<p><a href="http://www.csmonitor.com/2008/1210/p01s04-usgn.html" target="_blank">Read more here.</a></p>
<h1>Fiat’s Extreme Makeover</h1>
<p>Four years ago, Fiat was a laughingstock. Whenever you opened a newspaper in Italy, there was another embarrassing story: Fiat had lost more money; its new car had flopped; a strike was on somewhere. Even more worrying to me was the fact that the company had gone through four CEOs in three years. Imagine showing up in June 2004 and being the fifth guy to try to resuscitate what appeared to most people to be a cadaver.</p>
<p><a href="http://harvardbusinessonline.hbsp.harvard.edu/hbsp/hbr/articles/article.jsp?_requestid=26821&amp;ml_subscriber=true&amp;ml_action=get-article&amp;ml_issueid=BR0812&amp;articleID=R0812B&amp;pageNumber=1" target="_blank">Read more here.</a></p>
<h1>M.E.R.M. Flea Market on Wheels</h1>
<p>So you fancy yourself a merchant, yes? How hardcore be you? Delve with me into the wicked world of the flea market, the ice cream truck, and the munch wagon. All three of these certainly have bearing when this vehicle is rode: MERM (Modular Electronic Retail Minivan.) Explore the trade and sale underground. And realize the future as it is brought back above.</p>
<p><a href="http://www.zuchrivious.com/wp-content/uploads/2008/12/merm2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-48" title="mobilemarket" src="http://www.zuchrivious.com/wp-content/uploads/2008/12/merm2-300x219.jpg" alt="" width="300" height="219" /></a></p>
<p>What designer Eric Zhang has made here is another vehicle amongst the likes of Marty’s Munch Wagon, Mr Softee’s Ice Cream Truck, and Old Man Smith’s Pickupfull of Vinyl Records and Tools. <strong>It’s a modern traveling saleswagon!</strong> Keep your pants on though, because since there’s so much (strange) precedent, this “MERM” will have to make a brand new case for wanting to take my record collection across the country.</p>
<p><a href="http://www.yankodesign.com/2008/12/10/merm-flea-market-on-wheels/" target="_blank">Read more here.</a></p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/" title="Untung Ada Krisis (December 13, 2008)">Untung Ada Krisis</a> (0)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/" title="The Latent Crisis Unveiled (December 14, 2008)">The Latent Crisis Unveiled</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/ekonomika-open-source/" title="Ekonomika Open Source (July 8, 2008)">Ekonomika Open Source</a> (3)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/mengenal-ekonomi-pengetahuan/" title="Mengenal Ekonomi Pengetahuan (bagian 1 dari 2 artikel) (July 8, 2008)">Mengenal Ekonomi Pengetahuan (bagian 1 dari 2 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/transformasi-menuju-knowledge-economy/" title="Transformasi Menuju Knowledge Economy (July 27, 2008)">Transformasi Menuju Knowledge Economy</a> (1)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Untung Ada Krisis</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 08:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[Oikonomia]]></category>

		<category><![CDATA[crisis]]></category>

		<category><![CDATA[economics]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Konon katanya, katak bisa direbus hidup-hidup tanpa pernah menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Asalkan ia dimasukkan ke air yang masih dingin dan dipanaskan sedikit demi sedikit. Berbeda jika si katak dimasukkan ke air yang sudah panas. Sontak ia akan berusaha kabur menyelamatkan diri.
Manusia, ternyata tak jauh lebih bijak dari katak. Jika mereka tak dikejutkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konon katanya, katak bisa direbus hidup-hidup tanpa pernah menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Asalkan ia dimasukkan ke air yang masih dingin dan dipanaskan sedikit demi sedikit. Berbeda jika si katak dimasukkan ke air yang sudah panas. Sontak ia akan berusaha kabur menyelamatkan diri.</p>
<p>Manusia, ternyata tak jauh lebih bijak dari katak. Jika mereka tak dikejutkan dengan perubahan yang begitu mendadak, tentu mereka akan luluh lantak tanpa pernah menyadari apa yang sesungguhnya terjadi.<span id="more-46"></span></p>
<p>Human Development Report lebih dari satu dasawarsa lalu menyebut kondisi dunia saat itu sebagai sebuah skandal, &#8220;a scandal &#8212; reflecting shameful inequalities and inexcusable failures of national and international policy&#8221;. Bagaimana tidak, dunia keilmuan telah berkembang dengan sangat pesat, penerapannya telah berulang kali membuat kita tersentak kagum, namun jika kita cuma mau mengukurnya dari segi ekonomi saja, sungguh dunia kita ini masih sangat sulit bisa dikatakan baik, apalagi kalau mau diukur dengan patokan yang lebih luas.</p>
<p>Untuk saat ini, krisis mungkin baru menyentak kuat para eksekutif yang terbiasa terbang dari kota ke kota dengan fasilitas pesawat jet perusahaan *yang terpaksa turun kelas, naik mobil saja demi mengemis dana talangan dari uang rakyat*. Yang sehari-hari cuma bisa memandangi lalu lalang kendaraan dari rumah kardusnya mungkin sudah kadung terbiasa.</p>
<p>Satu<a title="Harvard Business School" href="http://www.hbs.edu" target="_blank"> Business School kondang</a> yang tentu tak bisa lepas tangan dari kondisi saat ini pernah beriklan dengan tema yang sangat indah. Great minds think alike, and that&#8217;s exactly the problem. Para pemikir hebat berpikir dengan nyaris seragam, namun justru itulah masalahnya.</p>
<p>Ribuan kampus didirikan, tak terhitung berapa cendekiawan dihasilkan, tapi jika hanya terjebak pada keseragaman pikir yang ujung-ujungnya cuma krisis rutin bagai ritual per dekade yang harus dijalani, tentu kita harus mulai memikirkan ulan segalanya, selamat hari Sabtu. Semoga selalu ada awal untuk sesuatu yang baru, apalagi setelah ditampar sekeras ini.</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/mengobral-negeri-atau-memasarkannya/" title="Mengobral Negeri atau Memasarkannya? (bagian 1 dari 2 artikel) (August 17, 2008)">Mengobral Negeri atau Memasarkannya? (bagian 1 dari 2 artikel)</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/student-centered-learnin/" title="Student Centered Learning (July 20, 2008)">Student Centered Learning</a> (4)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-5/" title="Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Kemandirian Belajar (October 27, 2008)">Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Kemandirian Belajar</a> (5)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/transformasi-menuju-knowledge-economy/" title="Transformasi Menuju Knowledge Economy (July 27, 2008)">Transformasi Menuju Knowledge Economy</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-7/" title="Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Rangkuman (October 27, 2008)">Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Rangkuman</a> (1)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>A Good Thing That Will Happen After Crisis</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/a-good-thing-that-will-happen-after-crisis/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/a-good-thing-that-will-happen-after-crisis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 07:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mundial]]></category>

		<category><![CDATA[Oikonomia]]></category>

		<category><![CDATA[economy]]></category>

		<category><![CDATA[monetary]]></category>

		<category><![CDATA[money]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Many people end up being millionaire ;p

Remember the 1997 East Asian crisis? The Central Bank of Indonesia, issues one of the planet&#8217;s biggest nominal of money. And yet, there are not much signs of the nominals to get back to normal (well, what is normal anyway?). While in some other part of the world, the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Many people end up being millionaire ;p</p>
<p><a class="flickr-image" title="zimbabwe" href="http://www.flickr.com/photos/96478039@N00/3015243672/"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3139/3015243672_ed2be1f480.jpg" alt="zimbabwe" /></a></p>
<p>Remember the 1997 East Asian crisis? The Central Bank of Indonesia, issues one of the planet&#8217;s biggest nominal of money. And yet, there are not much signs of the nominals to get back to normal (well, what is normal anyway?). While in some other part of the world, the number even getting bigger and bigger, yet intrinsically doesn&#8217;t worth so much.</p>
<p><a href="http://www.oddee.com/item_96464.aspx" target="_blank">Here</a> are some.</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/" title="The Latent Crisis Unveiled (December 14, 2008)">The Latent Crisis Unveiled</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-3/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel)</a> (3)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/hari-gini-ngomongin-koperasi/" title="Hari Gini Ngomongin Koperasi? (July 11, 2008)">Hari Gini Ngomongin Koperasi?</a> (4)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/" title="auto-nomy for minds (December 14, 2008)">auto-nomy for minds</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/ekonomika-open-source/" title="Ekonomika Open Source (July 8, 2008)">Ekonomika Open Source</a> (3)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/a-good-thing-that-will-happen-after-crisis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Remember Remember the Fifth of November</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/remember-remember-the-fifth-of-november/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/remember-remember-the-fifth-of-november/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 08:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[revolution]]></category>

		<category><![CDATA[social]]></category>

		<category><![CDATA[v for vendetta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[
The building is a symbol, as is the act of destroying it. Symbols are given power by their people. By itself, a symbol is meaningless, but with enough people, blowing up a building can change the world.


Tiga abad silam, untuk mengubah satu negara, seseorang mengambil keputusan gila untuk menghancurleburkan gedung parlemennya. Hari ini, satu negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="flickr-image" title="lot-of-v" href="http://www.flickr.com/photos/96478039@N00/3004896584/"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3253/3004896584_c015742004.jpg" alt="lot-of-v" /></a></p>
<blockquote><p>The building is a symbol, as is the act of destroying it. Symbols are given power by their people. By itself, a symbol is meaningless, but with enough people, blowing up a building can change the world.</p>
</blockquote>
<p><span id="more-41"></span><br />
Tiga abad silam, untuk mengubah satu negara, seseorang mengambil keputusan gila untuk menghancurleburkan gedung parlemennya. Hari ini, satu negara berusaha mengubah dirinya dengan klik di perangkat voting canggih mirip atm (yang sempat kondang karena celah sistemnya sehingga bisa dihack), sampai-sampai negeri kita yang jauhnya separuh keliling bumi jadi ikut repot mengomentarinya.<br />
Di negeri kita ini, meski masih cukup lama, geliat perubahan juga mulai terasa, minimal terasa menyesaki ruang publik dengan slogan dan iklan. Beberapa bulan dari sekarang, kita juga akan ikut mengubah nasib bangsa ini. Tak perlu dengan gadget yang canggih, cukup dengan kertas yang entah akan kita coblos, contreng, atau malah gunting sekalian.</p>
<p>Awal bulan ini di Lamongan ada yang menyesaki tiang-tiang di pinggir jalan dengan poster sederhana tentang membela para terhukum yang sejatinya juga ingin mencipta perubahan, namun berakhir di depan regu tembak.</p>
<p>Kita sering disuguhi pilihan hitam-putih antara pahlawan dan penjahat, hero and villain, super-hero and err,, super-villain. Atau pilihan yang tak terlupakan &#8220;either you are with us or you are with the terrorist.&#8221; Tapi sebenarnya kita semua sedang menjalani peran yang sama, melakukan perubahan. Minimal melakukan perubahan di sekitar kita agar kita sendiri tak perlu repot berubah.</p>
<blockquote><p>I wish I could believe that. But every time I&#8217;ve seen this world change, it&#8217;s always been for the worse.</p>
</blockquote>
<p>Kalimat ini bukan saya yang bilang, tapi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Evey_Hammond">Evey Hammond</a>, saya tak sepesimis itu koq. Tapi Evey Hammond mungkin bisa jadi perwakilan yang tepat tentang skeptisnya kita memandang kekacauan yang kita ikut ciptakan ini.</p>
<p>apapun itu, selama kita masih bernafas esok hari, berarti ada hal yang harus kita selesaikan, ada perubahan yang harus kita tuntaskan.</p>
<p>selamat hari rabu, hari apapun ini, hari siapapun ini</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-2/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/merchant-of-death-antara-pedagang-eceran-dan-pedagang-grosiran/" title="Merchant of Death: Antara Pedagang Eceran dan Pedagang Grosiran (October 8, 2008)">Merchant of Death: Antara Pedagang Eceran dan Pedagang Grosiran</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-1/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 1 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 1 dari 3 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/hari-gini-ngomongin-koperasi/" title="Hari Gini Ngomongin Koperasi? (July 11, 2008)">Hari Gini Ngomongin Koperasi?</a> (4)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/remember-remember-the-fifth-of-november/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>In the Middle of a Crisis..</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/in-the-middle-of-a-crisis/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/in-the-middle-of-a-crisis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 01:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Klipink]]></category>

		<category><![CDATA[credit crunch]]></category>

		<category><![CDATA[crisis]]></category>

		<category><![CDATA[jokes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[There surely some things to laugh on,,, have some to get relax,,
A trader: &#8220;This is worse than a divorce. I&#8217;ve lost half my net worth and I still have a wife.&#8221;
President Bush said clients shouldn&#8217;t be concerned by all these bank closings.  If the bank is closed, you just use the ATM, he said.
George [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>There surely some things to laugh on,,, have some to get relax,,</p>
<p>A trader: &#8220;This is worse than a divorce. I&#8217;ve lost half my net worth and I still have a wife.&#8221;</p>
<p>President Bush said clients shouldn&#8217;t be concerned by all these bank closings.  If the bank is closed, you just use the ATM, he said.</p>
<p>George Bush said that he is saddened to hear about the demise of Lehman brothers.   His thoughts at this time is to go out to their mother as losing one son is hard,  but losing two is a tragedy.</p>
<p>The problem with investment bank balance sheets is that on the left side nothing is right and on the right side nothing is left. <em>(really love this one)</em></p>
<p>In maths there are 30 billion prime numbers below 700 billion. The rest are all subprime.</p>
<p>How do you define optimism? A banker who irons 5 shirts on a Sunday.</p>
<p>What do you call 12 investment bankers at the bottom of the ocean? A good start.</p>
<p>Why are all MBAs going back to school? To ask for their money back.</p>
<p>For Geography students: What&#8217;s the capital of Iceland ? Answer: About Three Pounds Fifty&#8230;</p>
<p>If you want to gamble, go to  Las Vegas . If you want to trade in derivatives, God bless you.</p>
<p>What&#8217;s the difference between a guy who just lost everything in Vegas and an investment banker? A tie.</p>
<p>What&#8217;s the difference between a bond and a bond trader? A bond matures.</p>
<p>Lehman have changed their recommendation on Lehman from hold to sell.</p>
<p>Forty years ago I sold fifty shares of my company stock and had enough money to purchase a brand-new 1967 Ford pickup. Last week, I checked it out, and if I sold another fifty shares, Id have enough money to buy a 1967 Ford pickup. So, the market has stabilized.</p>
<p>What have an Icelandic bank and an Icelandic streaker got in common? They both have frozen assets.</p>
<p>A Director decided to award a prize of £50 for the best idea of saving the company money during the credit crunch.  It was won by a young executive who suggested reducing the prize money to £10.</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/the-latent-crisis-unveiled/" title="The Latent Crisis Unveiled (December 14, 2008)">The Latent Crisis Unveiled</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/untung-ada-krisis/" title="Untung Ada Krisis (December 13, 2008)">Untung Ada Krisis</a> (0)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/auto-nomy-for-minds/" title="auto-nomy for minds (December 14, 2008)">auto-nomy for minds</a> (1)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2009/menghadapi-krisis-dengan-semangat/" title="Menghadapi Krisis dengan Semangat (January 7, 2009)">Menghadapi Krisis dengan Semangat</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/in-the-middle-of-a-crisis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Rangkuman</title>
		<link>http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-7/</link>
		<comments>http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-7/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 06:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Klipink]]></category>

		<category><![CDATA[education]]></category>

		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zuchrivious.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalam mencapai tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa terhadap belajar sangat ditentukan oleh kesadaran akan adanya tujuan individual dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas. Keselarasan tujuan akan menjadikan belajar-mengajar merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan tanpa meninggalkan scientific vigor dan rigor perguruan tinggi.
Dosen dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalam mencapai tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa terhadap belajar sangat ditentukan oleh kesadaran akan adanya tujuan individual dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas. Keselarasan tujuan akan menjadikan belajar-mengajar merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan tanpa meninggalkan scientific vigor dan rigor perguruan tinggi.<span id="more-35"></span></p>
<p>Dosen dan kuliah bukan merupakan sumber pengetahuan utama. Oleh karena itu, perlu diredefinisi pengertian kuliah sejak mahasiswa masuk perguruan tinggi. Kuliah merupakan ajang untuk mengkonfirmasi pemahaman mahasiswa dalam proses belajar mandiri. Untuk mendukung proses belajar-mengajar yang efektif seperti itu, dosen dan mahasiswa harus mengacu dan memegang buku yang sama. Pengendalian proses belajar harus dipandang lebih penting daripada hasil atau nilai ujian. Kalau proses belajar dijalankan dengan baik, nilai merupakan konsekuensi logis dari proses tersebut. Kalau proses belajar tidak dikendalikan secara semestinya, nilai tidak akan mencerminkan adanya perubahan perilaku walaupun nilai tersebut menambah atribut seseorang. Dengan demikian, akhirnya perguruan tinggi hanya berfungsi sebagai lembaga jasa pengujian (testing service institute) bukan lembaga pedidikan.</p>
<p>Memiliki buku tidak sama dengan memiliki kertas bergambar huruf dan garis. Buku hendaknya diperlakukan sebagai teman atau kekasih sejati; buku harus diajak berdialog. Kemampuan berbahasa merupakan dasar yang sangat penting untuk dapat memahami pengetahuan yang kompleks dan konseptual. Karya ilmiah dan sastra tinggi tidak dapat begitu saja dipahami dengan hanya menggunakan bahasa alamiah. Penguasaan bahasa yang memadai (baik struktur maupun kosa kata) juga sangat membantu seseorang untuk mampu mengekspresi gagasan dan perasaan atau mendeskripsi masalah secara cermat dan efektif.</p>
<p>Banyak jalan menuju sukses pribadi. Perguruan tinggi paling tidak memberi jalan dan kontribusi yang berarti untuk menuju sukses pribadi sekaligus sukses bagi masyarakat. Perilaku mahasiswa di perguruan tinggi akan mewarnai berbagai sukses pribadi seseorang dan juga sukses masyarakat dan negara.</p>
<p>Dalam kondisi budaya belajar yang telanjur menyimpang dari tujuan belajar yang seharusnya, tugas perguruan tinggi adalah mengubah secara radikal budaya menyimpang tersebut. Kesan keliru tentang arti kuliah dan belajar dapat diubah bila perguruan tinggi menciptakan citra baru tentang makna belajar melalui perubahan proses pembelajaran secara radikal. Tidak selayaknya perguruan tinggi mengikuti selera mahasiswa atau masyarakat yang keliru. Perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang dapat mengubah masyarakat menjadi lebih baik. Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Hall dan Cannon (1975) berikut ini perlu direnungkan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi:</p>
<blockquote><p>Should a university course be devised to help a student to fit into society or to encourage a student to change society?</p></blockquote>
<p>Jadi, fungsi perguruan tinggi tidak hanya memberi keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja (link and match) tetapi lebih dari itu memberi wawasan, visi, kearifan, daya inovasi, daya belajar cepat dari situasi, daya nalar kritis, dan kepribadian kesarjanaan.??</p>
<p>Daftar Bacaan<br />
<em>Buchori, Mochtar. “Peran Pendidikan dalam Budaya Politik di Indonesia,” Basis (Juli-Agustus 2000).<br />
Christianto, Arif Budi. “Kurikulum Berbasis Kompetensi yang Membingungkan,” Kompas, 17 Januari 2003.<br />
Hall, William C. dan Robert Cannon. University Teaching. Adelaide: ACUE, The University of Adelaide, 1975.<br />
Heryanto, Ariel. “Industrialisasi Pendidikan,” Basis (Juli-Agustus 2000).<br />
Kompas. “Catatan Pendidikan Akhit Tahun,” 27-31 Desember 2002.<br />
__________.  “Pendidikan Nasional, Ibarat Tas yang Tak Bisa Dibuka,” 21 Desember 2002.<br />
Mohanan, K. P., “Assessing Quality of Teaching in Higher Education,” www.cdtl.nus.edu.sg/publications/assess.<br />
Nasoetion, Andi Hakim. “Ilmu untuk Kehidupan dan Penghidupan,” Basis (Juli-Agustus 2000).<br />
Neusner, Jacob. How to Grade Your Professors and Other Unexpected Advice. Boston: Beacon Press, 1984.<br />
Sindhunata. “Pendidikan Hanya Menghasilkan Air Mata,” Basis (Juli-Agustus 2000).<br />
Sterling, Robert S. &#8220;Accounting Research, Education and Practices,&#8221; dalam Schroeder, Richard G. et al. Accounting<br />
Theory: Text and Reading. New York: John Wiley and Sons, 1987. Soemarwoto, Otto. “Potret Buruk Perguruan Tinggi Kita,” Kompas (31 Juli 2000). Sriyanto, HJ. “Pudarnya Citra Profesi Guru,” Kompas, 7 Januari 2003. Suriasumantri, Jujun S. “Hakikat Dasar Keilmuan,” dalam M. Thoyibi (editor), Filsafat Ilmu dan Perkembangannya<br />
(Surakarta: Muhammadiyah University Press, 1999). Suwardjono. “Aspek Kebahasaan Dalam Pengembangan Akuntansi di Indonesia,” Jurnal Akuntansi &amp; Manajemen<br />
STIE YKPN (November 1991a). __________. “Perilaku Belajar di Perguruan Tinggi,” Jurnal Akuntansi &amp; Manajemen STIE YKPN (Maret 1991b). Tanje, Sixtus. “Guru versus KBK,” Kompas, 17 Januari 2003.</em></p>
<address> </address>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-2/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 2 dari 3 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/selamat-datang-calon-pendekar-peradaban/" title="Selamat Datang Calon Pendekar Peradaban (atau Tambahan Beban Pengangguran?) (August 27, 2008)">Selamat Datang Calon Pendekar Peradaban (atau Tambahan Beban Pengangguran?)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/menengok-dinamika-perkoperasian-global-3/" title="Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel) (July 12, 2008)">Menengok Dinamika Perkoperasian Global (bagian 3 dari 3 artikel)</a> (3)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/mengobral-negeri-atau-memasarkannya-bagian-2/" title="Mengobral Negeri atau Memasarkannya? (bagian 2 dari 2 artikel) (August 17, 2008)">Mengobral Negeri atau Memasarkannya? (bagian 2 dari 2 artikel)</a> (2)</li>
	<li><a href="http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-6/" title="Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Kemampuan Berbahasa (October 25, 2008)">Belajar-Mengajar di Perguruan Tinggi: Kemampuan Berbahasa</a> (1)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zuchrivious.com/2008/belajar-mengajar-di-perguruan-tinggi-7/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
